Ramadhan, Taman Bekal Para Perindu

Diceritakan ada berapa pemuda yang melakukan perjalanan jauh di tengah gurun pasir. Pada suatu waktu mereka merasakan letih, haus, dan lapar disebabkan kehabisan bekal perjalanan. Kemudian mereka menemui sebuah taman yang begitu hijau, rindang, dan menyejukkan. Di dalamnya ditumbuhi buah-buahan dan tanaman-tanaman, serta mata air yang begitu jernih. Kemudian oleh sang pemilik taman itu, mereka diizinkan untuk memasuki kebun tersebut dan mengambil apa saja yang ada di dalamnya. Namun sang pemilik hanya memperbolehkan hanya dalam waktu 30 menit berada di dalam taman tersebut.

Setelah diizinkan, para pemuda tersebut memasuki taman dengan pilihan sikap yang berbeda-beda. Ada yang memasukinya dengan bersantai ria lalu berbaring di antara rerumputan, bersantai ria di bawah pohon hingga terlelap, dan ada juga yang berburu buah-buahan, makanan dan minuman di dalam taman. Yang berburu makanan ini pun berbeda perilakunya, ada yang menghabiskannya di dalam kebun, dan ada juga yang mengumpulkannya untuk bekal perjalanan panjangnya.

Hingga 30 menit tersebut pun habis. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan. Sebagian besar di antara mereka akhirnya menyadari, mereka tidak memiliki cukup bekal untuk sampai pada tujuan. Hanya orang-orang yang menyiapkan bekal dengan sebaik-baiknya lah yang mampu bertahan dengan performa terbaiknya. Terlebih lagi mereka yang menyiapkan diri sebelum memasuki taman pembekalan tersebut.

Ini adalah sebuah analogi, tentang sebuah makna anugrah Ramadhan untuk kita. Bagaimana kita bersikap ketika kita memasuki Bulan Ramadhan yang kita mengaku rindu kepadanya. Kita dianugrahi satu bulan penuh untuk meng-upgrade diri agar menjadi pribadi yang lebih baik. Kita dianugrahi satu bulan penuh untuk membekali diri agar 11 bulan berikutnya (sampai bertemu dengan Ramadhan berikutnya), performa kita terus meningkat.

Ramadhan, bulan di mana para muslimin-muslimat berbondong-bondong beribadah dan berbuat kebaikan. Pada bulan ini ibadah wajib ditambahkan dengan ibadah puasa wajib. Pada bulan ini ibadah sunah pun ditambahkan dengan ibadah solat sunah tarawih. Pada bulan ini, balasan kebaikan dilipatgandakan oleh Allah Sang Maha Penyayang. Semua itu adalah fasilitas yang diberikan oleh Allah untuk semakin mendekatkan diri pada-Nya.

Allah meng-create Ramadhan sedemikian rupa sebagai fasilitas latihan untuk kita agar kita dapat “naik kelas”. Sebagaimana sekolah-sekolah yang ingin siswanya naik kelas, tentu terdapat ujian bertingkat-tingkat. Selama sebulan penuh ini performa kita tidak boleh turun, melainkan harus terus menanjak, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Awal bulan Ramadhan adalah Rahmah, pertengahannya Maghfirah dan akhirnya Itqun Minan Naar (pembebasan dari api neraka)”.

Pada fase terakhir Bulan Ramadhan, Allah anugrahkan peluang pahala yang begitu besar, yaitu Lailatul Qadr. Dianjurkan juga dalam 10 hari terakhir untuk beritikaf. Ini adalah puncak kesempatan mendapatkan pahala terbesar. Terlebih jika mampu meraih keberkahan Lailatul Qadr yang senilai dengan ibadah seribu bulan.

Salah satu ciri orang yang mendapatkan Lailatul Qadr adalah jika seseorang tersebut telah menjadi manusia baru yang jauh lebih baik. Dan bagi kita, Ramadhan seharusnya menjadi bekal. Pasca Ramadhan kualitas ibadah dan amal sekuat tenaga kita jaga, tidak boleh sampai turun. Inilah makna Ramadhan bagi para perindu sejati Bulan Ramadhan.

Semoga kita bisa menjadi pribadi yang tidak hanya Ramadhani (sepanjang ramadhan), tetapi juga menjadi Pribadi Rabbani (sepanjang hayat).

Wallahu a’lam bish-showab.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s